Struktur Organisasi
- Ketua sebagai pemimpin dari organisasi. Posisi ketua bertanggung jawab atas segala hal yang penting pada kegiatan atau pada organisasi itu sendiri. Setiap kegiatan yang akan dilaksanakan organisasi harus disetujui oleh ketua.
- Wakil Ketua sebagai pengganti apabila ketua tidak bisa hadir dalam suatu acara. Bisa berkuasa penuh apabila mendapat kuasa dari ketua.
- Sekretaris sebagai orang yang membantu ketua, biasa mencatat segala sesuatu yang penting saat diadakan rapat. Posisi ini sangat penting dalam sebuah organisasi.
- Bendahara sebagai pemegang anggaran organisasi, mencatat tiap pemasukan dan pengeluaran dalam organisasi, harus transparan agar tidak terjadi hal semacam korupsi dll.
- Seksi-seksi seperti Olahraga, Pendidikan, Usaha mereka yang akan menangani kegiatan yang ada sangkut pautnya dengan bagian mereka.
Kepemimpinan
Tipe-tipe dalam kepemimpinan ada 5, yaitu:
Tipe Demokratis
- Dalam proses penggerakkan bawahan selalu bertitik tolak dari pendapat bahwa manusia adalah makhluk termulia di dunia
- Selalu berusaha mensinkronisasikan kepentingan dan tujuan organisasi dengan kepentingan dan tujuan pribadi dari para bawahannya
- Senang menerima saran, pendapat bahkan kritik dari bawahannya
- Selalu berusaha untuk menjadikan bawahannya lebih sukses dari padanya.
- Selalu berusaha mengutamakan kerjasama dan kerja tim dalam usaha mencapai tujuan
- Berusaha mengembangkan kapasitas diri pribadinya sebagai pemimpin
- Para bawahannya dilibatkan secara aktif dalam menentukan nasib sendiri melalui peran sertanya dalam proses pengambilan keputusan.
Tipe pemimpin Otokratis
- Menganggap organisasi sebagai milik pribadi
- Mengidentikan tujuan pribadi dengan tujuan organisasi
- Menganggap bawahan sebagai alat semata- mata
- Tidak mau menerima kritik, saran, dan pendapat
- Terlalu bergantung kepada kekuasaan formalnya
- Dalam tindakan penggerakannya sering mempergunakan pendekatan yang mengandung unsur paksaan dan punitif (bersifat menghukum)
Tipe Kharismatis
- Hingga kini para pakar belum berhasil menemukan sebab- sebab mengapa seorang pemimpin memiliki kharisma, yang diketahui adalah bahwa pemimpin yang demikian mempunyai daya tarik yang amat besar dan karenanya pada umumnya mempunyai pengikut yang jumlahnya sangat besar. Karena kurangnya pengetahuan tentang sebab musabab seorang menjadi pemimpin yang kharismatis, maka sering dikatakan bahwa pemimpin yang demikian diberkahi dengan kekuatan gaib (supernatural powers).
Tipe Militeristis
- Sering mempergunakan sistem perintah dalam menggerakkan bawahannya
- Senang bergantung pada pangkat dan jabatan dalam menggerakkan bawahannya
- Senang kepada formalitas yang berlebih- lebihanMenuntut disiplin yang tinggi dan kaku dari bawahan
- Sukar menerima kritikkan dari bawahan
- Menggemari upacara- upacara untuk berbagai acara dan keadaan.
Tipe Paternalistis
- Menganggap bawahannya sebagai manusia yang tidak dewasa
- Bersikap terlalu melindungi
- Jarang memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk mengambil keputusan dan inisiatif
- Jarang memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk mengembangkan daya kreasi dan fantasinya
- Sering bersikap maha tahu.
Pada organisasi yang saya ikuti diatas, ketua karang taruna yang ada perumahan saya tinggal bertipe demokratis karna sebelum menyusun setiap kegiatan, kita akan saling bertukar pendapat dan menghargai pendapat tiap anggota, agar mendapatkan hasil yang maksimal untuk kegiatan yang akan diselenggarakan.
Sumber
Sumber

Tidak ada komentar:
Posting Komentar